Vainglory

Jika ditanya siapa pencetus MOBA mobile jawabannya adalah Vainglory (VG). VG merupakan game mobile yang digunakan pertama kali dalam smartphone. Hal ini tentu saja menarik bagi pecinta game, karena sebelumnya MOBA hanya bisa dimainkan di PC atau Consol saja.

Game sudah bukan hal yang asing di telinga masyarakat. Siapapun bisa memainkan game yang mereka inginkan dengan mudah dimanapun mereka mau. Hal ini tentu membuat produsen game berlomba lomba membuat game yang menarik dan bisa membuat orang ingin memainkan game tersebut.

Begitu juga dengan SEMC (Super Evil Mega Corp) yang merupakan salah satu pengembang game yang andal. Mereka juga ikut andil dalam pertarungan membuat game yang menarik dan bisa dimainkan oleh banyak orang dengan mudah. Mereka pun berpikir dan menciptakan VG.

MOBA Mobile Pertama

Jika sebelumnya game mobile didominasi oleh game sederhana seperti mario yang mencari koin dan subway yang berlari tanpa akhir dan juga mencari koin, SEMC membuat suatu gebrakan yang cukup besar dimana mereka mengadopsi game MOBA yang ada di PC ke dalam bentuk mobile.

Hal ini tentu merupakan hal yang unik pada saat itu dimana game yang intuitif dan memiliki grafik yang mempuni mulai dipermainkan di mobile. Game mobile yang biasanya hanya game sederhana kini berubah menjadi game yang kompleks dengan grafik yang memukau.

Esport Pertama di Dunia

Kemunculan VG tentu membuat banyak gamer yang tertarik dengan game yang satu ini. VG akhirnya memutuskan untuk menciptakan esport-nya. Mereka langsung melakukan kerjasama dengan perusahaan esport besar seperti OGN Korea dan ESL untuk membuat pertandingan esport mereka tepat satu tahun setelah perilisan game ini.

Di Indonesia juga digelar pertandingan esport VG yaitu di Vainglory 8 Summer Championship Jakarta dan Indonesia Games Championship. Event ini diselenggarakan pada tahun 2017. Event ini cukup menarik banyak pemain yang berkompetisi dan penonton pun sangat antusias dengan esport yang satu ini.

Munculnya Pesaing Berat

Pada tahun 2017 muncul pesaing yang mengambil konsep serupa asal Tiongkok yaitu Mobile Legends. VG yang saat itu sedang panas-panasnya sayangnya kurang menyikapi persaingnya tersebut. Padahal ML saat itu sudah menarik banyak sekali minat para pemain dan masyarakat luas lewat game mobile yang membutuhkan spesifikasi yang lebih rendah.

Baca juga: Kenapa Game Online Dota 2 Masih Sering Dimainkan

ML pun ikut meramaikan esport MOBA Mobile dengan mengadakan MSC (Mobile legends SEA Cup) pada tahun 2017 dan menarik banyak sekali minat para pemain game. Selain itu Mobile Arena yang sekarang sudah berganti nama menjadi Arena Of Valor juga merupakan pesaing berat VG dalam bidang MOBA Mobile.

Prediksi Masa Depan Vainglory

Tentu dengan adanya gempuran dari berbagai sisi membuat VG menjadi kurang banyak yang memainkannya karena para pemain menjadi terbagi ke dalam beberapa game yang serupa. Apalagi jika diperhatikan spesifikasi yang dibutuhkan untuk VG relatif lebih tinggi dibanding dengan game MOBA mobile sejenisnya. Hal ini juga menjadi pr bagi sang depelover.

Namun dengan munculnya VG di PC membuat banyak spekulasi tentang masa depan dari VG itu sendiri dimana mereka harus melawan raksasa MOBA yaitu Dota 2. Hal ini tentu menjadi sebuah tantangan berat dimana Vainglory harus bisa melawan game yang sudah memiliki banyak sekali pemain dan dukungan komunitas yang tinggi.

Portal Game Indonesia